Friday, February 24, 2012

cara menghindari stres ala Okta

1. Sediakan Waktu untuk Diri Sendiri
Jika Anda termasuk orang yang merasa selalu ‘dikejar’ pekerjaan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memaksakan diri sendiri untuk rileks dan luangkan waktu untuk ‘menghindari’ tugas kantor. Cara paling mudah adalah memanfaatkan waktu makan siang. Daripada makan di meja kantor dan depan komputer, istirahatlah dan pergi keluar bersama rekan-rekan kerja. Makanlah di kantin atau cari tempat lain yang terletak di dekat kantor Anda.
Beberapa Cara Menghindari Stress
2. Prioritaskan Tugas
Buatlah daftar tugas dan pekerjaan Anda selama seminggu, lalu pisahkan dalam dua kategori. Pertama, adalah kategori untuk tugas yang harus dikerjakan dan kategori kedua, untuk hal-hal yang ingin Anda kerjakan. Daftar wajib dikerjakan tentunya adalah tugas-tugas yang harus Anda selesaikan secepatnya.
3. Recharge Tubuh & Pikiran dengan Olahraga
Segala jenis olahraga baik itu fitnes di gym, jalan santai atau yoga, sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental. Meskipun Anda hanya punya waktu sekitar 20 menit setelah makan malam atau makan siang, selalu sempatkan tubuh untuk bergerak lebih aktif. Olahraga bisa membantu mengurangi stres dan memberi waktu bagi tubuh untuk mengisi energi saat tidak berada di depan komputer.
4. Istirahat Sejenak
Mencari keseimbangan dalam kerja, bukan berarti Anda bisa melalaikan pekerjaan dengan istirahat selama berjam-jam, atau bolos setelah jam makan siang. Anda bisa menghilangkan kejenuhan kerja dengan beristirahat sebentar. Ketika stres atau jenuh melanda, bangunlah dari kursi dan luangkan waktu selama 5-10 menit untuk meregangkan tubuh, menghampiri meja rekan kerja yang lain untuk mengobrol atau meminum kopi hangat di pantry.
5. Jangan Bawa Pekerjaan Kantor ke Rumah
Mungkin ada di antara Anda yang memilih mengerjakan tugas di rumah daripada harus lembur di kantor. Namun hal itu justru akan menambah stres dan gelisah terhadap pekerjaan. Bagi pekerja kantoran, rumah seharusnya menjadi tempat untuk istirahat, bukan bekerja. Saat tiba di rumah, sediakan waktu 30 menit untuk mengecek email atau pesan teks yang mungkin dikirimkan rekan kerja atau bawahan Anda.
 6.Seimbangkan sikap
Perhatikan kondisi yang Anda hadapi, jika kondisi yang dihadapi bukan hal yang mudah untuk dihadapi dan tak bisa diselesaikan dalam semalam, yang bisa Anda lakukan adalah mengubah cara pandang Anda terhadap situasi tersebut. Sementara Anda berusaha menyesuaikan apa yang Anda bisa, seperti mencari lowongan pekerjaan, atau mencari Pembantu Rumah Tangga, hal lain yang bisa Anda lakukan adalah mengubah sikap. "Semuanya berasal dari pikiran kita. Kadang, kita tersesat dalam pikiran sendiri. Sesuatunya tidak terlalu membuat stres jika Anda tidak memandang persoalan itu sebagai hal yang bikin stres. Gunakan sikap humor Anda untuk melihat situasi dengan cara yang berbeda. Ketimbang terobsesi memandang hambatan sebagai tantangan yang sulit, toh tantangan akan selalu ada tantangan dan hambatan, cobalah melihatnya sebagai sebuah kesempatan untuk memperkaya diri dan bertumbuh lebih kuat dan bijaksana.  
7.Menjaga kebiasaan menyehatkan
Saat stres, amat rentan untuk seseorang mengabaikan pola hidup sehat, padahal justru pada saat itulah pola dan gaya hidup sehat diperlukan. Tidur yang lelap dibutuhkan untuk mengembalikan energi menghadapi hari baru, jadi pastikan lampu dan televisi dalam keadaan mati saat beranjak tidur. Makan makanan bernutrisi dalam porsi kecil tapi sering sepanjang hari untuk membantu mendorong energi dan menutrisi tubuh. Sementara berjalan kaki 10 menit per hari bisa membantu mengurangi ketegangan, olahraga di luar ruangan yang dilakukan rutin bisa menghambat reaksi stres pada tubuh sebelum terjadi. 
8.Istirahat
Relaksasi bisa memberi efek yang baik dan berlangsung lama bagi mood Anda. Peeke merekomendasikan untuk menyiapkan waktu sekitar 10-20 menit per hari untuk berlatih yoga, tai chi, meditasi, atau metode relaksasi lainnya, ditambah sesi mini selama 5 menit setiap Anda butuh ketenangan diri. Anda bisa duduk diam dan berfokus pada napas, mengucap kata-kata pembangkit semangat dan sikap positif berulang, atau Anda bisa meditasi sambil berjalan, fokuskan pikiran Anda pada pergerakan setiap bagian tubuh Anda. 
9.Ciptakan rencana cadangan
Ciptakan berbagai macam rencana cadangan untuk setiap rencana agenda yang Anda lakukan. Misal, saat Anda berencana pergi ke pusat kebugaran tetapi si kecil sakit dan Anda harus tetap di rumah, coba pasang video kebugaran saat si kecil tidur siang. Atau Anda seringkali melewatkan sarapan karena tak punya waktu untuk menyiapkan di pagi hari? Sediakan makanan sehat yang bisa dibawa dengan mudah di lemari makan, seperti buah-buahan kering atau makanan kemasan rendah gula, atau siapkan malam sebelumnya. Jangan mau dikalahkan keadaan. 
10.Kumpul bersama teman-teman wanita
Peeke menyarankan untuk mengelilingi diri dengan sistem dukungan yang mengerti Anda, seperti sahabat wanita. "Teman pria cenderung penyorak, sementara teman perempuan lebih punya empati dan penyemangat yang pengertian saat Anda mulai berpikiran yang bisa merusak diri. Ingat-ingat siapa saja teman wanita yang nyaman Anda jadikan teman bersandar setiap kali Anda menemukan masalah, jangan lupa untuk selalu ada setiap kali mereka butuh teman, ya.

No comments: